TUGAS PERTEMUAN 5 JARINGAN KOMPUTER

TUGAS PERTEMUAN 5 JARINGAN KOMPUTER

NAMA           : DINDA TRI SUKMANINGRUM

NIM                : 12191602

KELAS          : 12.4A.02

SENIN, 12 APRIL 2021

JENIS – JENIS TOPOLOGI JARINGAN BESERTA KELEBIHAN DAN KELEMAHANNYA

1.      Topologi RING
Cincin topologi yang digunakan dalam jaringan yang memiliki kinerja tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang sensitif waktu seperti video dan audio, atau ketika kinerja yang dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Pada Topologi cincin, masing-masing titik / node berfungsi sebagai repeater yang akan menilai sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian digunakannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.



Karakter Topologi Ring:

·         Node-node dilayani secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.

·         Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.

·         Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga tabrakan dapat dihindarkan.

·         Masalah yang berhubungan dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

·         Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).

Kelebihan Topologi Ring:

·         Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya tabrakan dapat dihindarkan.

·         Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.

·         Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.

·         Waktu untuk mengakses data lebih optimal.

Kekurangan Topologi Ring:

·         Apabila ada satu komputer dalam jaringan yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.

·         Mendambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.

·         Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

 

2.     Topologi Dual Ring (Cincin Ganda)

Merupakan pengembangan dari topologi Ring dimana pada topologi ini terdapat beberapa LAN yang sambungan secara Ring. Dibandingkan dengan ring, DUAL RING masih lebih bagus karena memiliki dua kabel utama sebagai jalur lalulintas data, sehingga jika satu node mengalami kerusakan komunikasi masih tetap berjalan.

Satu-satunya perbedaan antara dual ring dan topologi ring adalah bahwa ada cincin kedua di sekitar cincin pertama. Berkat cincin luar ini, setiap stasiun dapat bertukar data dengan stasiun lain yang terletak di level yang sama. Dengan demikian, setiap perangkat menjadi perangkat komunikasi umum dari dua dering yang independen sendiri untuk menyediakan fleksebelitas dan keandalan  jaringan



 

Kelebihan Topologi Dual Ring (Cincin Ganda)

  • Jika satu cincin gagal, cincin kedua bisa berfungsi sebagai cadangan, untuk menjaga jaringan tetap terjaga

Kekurangan Topologi Dual Ring (Cincin Ganda)

  • Pemasangan yang sulit dan ribet
  • Harga pemasangan juga maha

3.     Topologi BUS

Topologi ini adalah topologi yang pertama kali digunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing-masing komputer alias terhububng ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kemungkinan yang terjadi pada tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau kerusakan kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.

Kelebihan Topologi BUS

·         Tidak memerlukan sumber daya kabel yang banyak 

·         Biayanya juga lebih murah dibanding dengan topologi lainnya

·         tidak terlalu rumit jika kita ingin menambah jangkauan jaringan

·         Sangat sederhana


Kekurangan Topologi BUS

·         Tidak cocok untuk Trafic (lalu lintas) jaringan yang padat.

·         Setiap konektor barel yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.

·         Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.

·         Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

4.      Topologi STAR
Seperti namanya susunan pada topologi STAR sama seperti lambang bintang yang biasa kita buat. topologi ini memiliki node inti / tengah yang disambungkan ke node lainnya.



Karakter Topologi Bintang:

·         Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).

·         Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian disiarkan keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.

·         Sangat mudah dikembangka.

·         Jika salah satu kartu ethernet rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi di jaringan keseluruhan tersebut.

·         Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.

Kelebihan Topologi Star:

·         Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi bintang tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.

·         Apabila satu komputer mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat seluruh jaringan bintang.

·         Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.

Kekurangan Topologi Star:

·         Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk berhasil.

·         Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu titik pusat, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel atas jaringan yang la

·         Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.

·         Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.

 

5.      Topologi MESH
Topologi mesh adalah topologi gabungan dari topologi Ring dan Star yang sudah saya jelaskan diatas. Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangkat yang dituju (tautan khusus). 

 

Karakter Topologi Mesh:

·         Jala topologi memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.

·         Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.

·         Jika jumlah perangkat yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.

Kelebihan Topologi Mesh:

·         Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah toleransi kesalahan.

·         Terjaminnya komunikasi saluran komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.

·         Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshooting.

Kekurangan Topologi Mesh:

·         Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan instalasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung ditingkatkan.

·         Biaya yang besar untuk membeli hubungan yang berlebih.

 

6.      Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.

 

Kelebihan Topologi TREE

·         mudah menemukan kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.

Kekurangannya 

·         yaitu banyak kabel

·         sering terjadi tabrakan dan lambat

·         jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan tidak terganggu

 

7.     Topologi Hybrid

 

Topologi jaringan jenis hybrid merupakan gabungan dari dua atau lebih jenis topologi jaringan yang berbeda. Biasanya, topologi seperti ini digunakan pada perusahaan yang mengambil alih perusahaan lain.



Berikut ini adalah kelebihan topologi hybrid.

  1. Fleksibel dan efisien karena dapat memadukan tipe jaringan topologi yang berbeda tanpa perlu melakukan perombakan.
  2. Tipe jaringan bisa disesuaikan dengan tujuan tertentu.
  3. Kecepatan jaringan cukup stabil. 

Berikut ini adalah kekurangan topologi hybrid.

  1. Biaya pengelolaan dan perawatan menjadi cukup tinggi karena skema topologi gabungan cukup rumit.
  2. Instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
  3. Jaringan tipe ini membutuhkan perangkat jaringan yang cukup banyak, yaitu hubswitchrouteraccess point, LAN card, dan wireless card.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini